Monday, March 21, 2005

These Happy Golden Years

Inget film "Little House" di TVRI jaman kecil dulu? Iya, yang ada si Laura, nya.. Tau gak kalo film itu sebenarnya dibuat berdasarkan kisah nyata keluarga Ingalls sewaktu Amerika tahun 1800an? Nah, buku yang sudah diterjemahkan ke dalam ratusan bahasa, termasuk bahasa Indonesia itu terdiri atas 11 buku. Semuanya favorit aku yang telah aku baca berulang2 sampai buku itu lecek. Di buku ke-8, These Happy Golden Years (Tahun-Tahun Bahagia) yang menceritakan kisah penting antara Laura Ingalls dan Almanzo Wilder (suaminya kelak), ada kutipan yang sangat aku sukai.
...
"Ada apa?" tanya Laura setelah kuda2 mereka membawa mereka agak jauh dari rumah.
"Begini," kata Almanzo, sikapnya bersungguh2, "apakah kauingin pernikahan kita dirayakan besar2an?"
Laura heran. Mengapa untuk pertanyaan seperti itu saja Almanzo datang dengan begitu mendadak, mengapa tidak dibicarakan di hari Minggu saja. "Kenapa?" tanyanya.
"Kalau kau tidak ingin dirayakan besar2an, bagaimana kalau kita menikah akhir minggu ini atau paling tidak awal bulan depan?" Almanzo bertanya makin bersungguh2. "Jangan jawab dulu sebelum kuterangkan sebabnya. Waktu aku pulang musim dingin lalu, kakakku Eliza langsung saja membuat rencana pesta pernikahan besar2an buat kita, upacara di gereja dan sebagainya. Kukatakan kepadanya kita tak menginginkan hal seperti itu. Kuminta dia melupakan saja rencananya. Pagi ini aku mendapat surat. Ternyata ia masih tetap pada rencana semula. Ia akan datang kemari bersama ibuku untuk merancangkan pernikahan kita itu."
"Oh, jangan!" seru Laura.
"Kautahu Eliza, sekarang Eliza telah pula mempengaruhi ibu untuk ikut mendukung rencanya mengadakan pesta besar2an. Kalau mereka datang kemari sebelum kita kawin, aku tak akan bisa menolak kemauan ibuku. Aku tak ingin pernikahan macam itu. Dan aku memang takkan sanggup membiayainya. Apa pikiranmu?"
Hening sejenak, sementara Laura berpikir. Kemudain ia berkata, "Pa (sebutan Laura untuk ayahnya) juga takkan mampu membiayainya."
"Kalau begitu, bagaimana kalau akhir minggu ini?"
Ya, kalau itu satu2nya jalan menghindari pernikahan besar2an," kata Laura. "Aku akan siap. Awal bulan depan atau akhir minggu ini. Kapan saja kau mau."
...
Wow!

1 comment:

Simalungun said...

hay... ketepatan buku itu jadi referensiku.... boleh minta tolong kira2 bagaiman aku mendapatkan buku itu....trimakasih sebelumnya....