Monday, July 02, 2007

Movie Movie

Hari Jum'at kemarin sudah diputuskan untuk nonton Transformers. Keponakan2ku sudah stand-bye disana, sedangkan aku start dari kantor. Filmnya lumayan lama ternyata. Mengisahkan perseteruan Autobots dan Megatron di planet Bumi. Autobots (bermata biru) di pihak baik, sedangkan Megatron si mata merah adalah penjahat-penjahatnya. Film ini menyenangkan baik untuk yang telah sangat familiar dengan tokoh mainan buatan Hasbro ini maupun yang sama sekali awam seperti aku. Transformasi kendaraan biasa menjadi robot-robot keren sangat amazing. Begitu pula adegan-adegan actionnya. Shia LeBouf si pemeran utama juga tampil lucu. Hanya saja beberapa pemeran (Jon Voight dan John Turturro) agak berlebihan di film ini. Berniat lucu tapi malah mengesalkan. But overall, this film is a boy's dream.


Selagi menunggu nonton Transformers di Blitz, tiba-tiba saja aku antri di ticket box, lucu juga besok nonton midnight. Kebetulan ada film Die Hard yang baru, Live Free or Die Hard. Sebelumnya aku sudah berprinsip tidak akan pernah ke Parijs Van Java di malam minggu. Macetnya dijamin akan mengeringkan semua tetes semangat yang ada pada tubuhmu. And I'm not over-reacted. Tapi filmnya kan main jam 23:45, masa sih masih macet, pikirku. Aku pergi jam 22:00 (artinya dua jam menjelang tengah malam) dan OMG, jalan Karang Tinggal yang sempit dan biasanya damai. Aku tahu pasti karena disinilah rumah kakekku. Malam itu sangat macetttttt! Untunglah malam itu aku sudah tidur dulu, sudah makan, tidak ingin kencing, ditemani Fanny, keponakanku dan lagu di RaseFM sangat menghibur. Semua itu sangat manjur sebagai obat putus asa. Parkirannya pun penuh luar biasa. Jarak yang biasanya cukup menghabiskan waktu 8 menit saja dengan berjalan aku tempuh dalam waktu satu setengah jam malam itu. Aku beneran kapok.
Tapi aku adalah penggemar John McClaine. Aku punya DVD tiga jilid sebelumnya. Dan aku masih ingin mengulang memori itu. Sialnya itu pula yang dijawab Hollywood dengan film ini dengan tanpa rasio yang memadai. Film ini mengisahkan segerombolan hacker super pintar yang mengkacaubalaukan Amerika. Teroris ini dipimpin Thomas Gabriel yang aku gak tahu kenapa kok berbahasa Perancis. Tugas John adalah mengawal Justin Long, salah satu hacker yang selamat untuk bertemu dengan pimpinan FBI, Bowman yang diperankan Cliff Curtis (salah casting?). Film ini bertabur special effect yang terlihat mahal dan bombastis. Bruce Willis sudah terlalu tua. Justin Long kewalahan. Script yang buruk. Tidak terlihat lagi dialog-dialog lucu dan sarkastis khas Die Hard. Film ini terlihat sebagai film yang sama sekali baru tapi memakai nama John McClaine. Semakin menjelang akhir, adegan akan semakin berlebihan dan benar-benar menganggap penontonnya bukanlah sesuatu yang memiliki otak. Hhhhh, benar-benar malam yang melelahkan.

4 comments:

Ale said...

iseng2 cari info tentang Bandung eh nemu blognya bapak! kind of surprise karena banyak banget reviewnya, ngga usah susah2 cari sumber lagi deh! thanks banget... n salam kenal yaa...

hijau said...

info bandung?? ada yang bisa aku bantu?

hehehe, tapi itu bener-bener komentar pribadi, mungkin lain dgn review yg ada dimedia. tapi...makasih sudah main2 kemari!

Anonymous said...

wah asyik jigana nya
om dodi mampir donk, pranayaabhimantra.blogspot

Ale said...

Kembali saya harus googling untuk nemu blog ini krn lupa URLnya, hrs disimpen di history kynya hehe..

Info tentang Bandung, yang pasti cari makanan enak.
saya selalu aja kesulitan dengan jalan yang ngga jelas petunjuknya :)(kecuali ke FO and Dago udah bisa dehh...)
puluhan kali ke Bandung teteup aja ngga apal jalan juga!
Kudu beli peta nih!