Friday, July 08, 2005

Movie Marathon










Batman Begins, Ciwalk, Midnite, 18 Juni 2005, Aku tau pasti film ini bakalan ngantri berat, setengah delapan aku udah ngantri, padahal diputer di dua studio. Hari itu Ciwalk asli rame, barengan sama pameran. Aku nonton bareng sama Inge dan pacar --iya, iya nge calon suami--nya yang mungil (sorry he..). Film ini menceritakan asal muasal Batman, nuansa gelapnya ga hilang, ceritanya cool, actionnya asik! Christian Bale bermain lepas, bandingkan sosoknya di film "Machinist" yang kurus kering dengan sosok Bruce Wayne yang bulky di film ini. Karakter Alfred diperankan dengan menawan oleh Michael Caine. Aku pilih Bale, sebagai Batman favorite diatas Michael Keaton dikit!

War of The Worlds, BIP, 18:15, 30 Juni 2005. Udah lama banget ga nonton di BIP nih, sesak gara2 renovasi sialan. Aneh juga, aku terbiasa ngantri dari awal, tapi pas setengah lima kesana, kok kosong. He..aneh. Akhirnya jalan2 dulu, kebetulan aku nonton sama ponakanku. Film ini mengecewakan aku. It's so damn boring ngeliat Tom Cruise jadi superhero melulu, dimulai dari Mission Impossible 1 dan 2, Minority Report, Last Samurai, dan lainnya. Film ini dimulai dengan narasi --aku yakin itu suaranya Morgan Freeman--dan tanpa basa-basi langsung dimulai dengan terror mahluk luar angkasa yang sudah mengincar planet bumi sejak lama. Seperti kebanyakan film Spielberg, special effectnya sangat menawan. Tom Cruise jadi tokoh ayah yang tidak bertanggungjawab, punya dua orang anak. Salah satunya diperankan Dakota Fanning--ya, aktingya juga membosankan--yang autis, kadang2 dewasa kadang2 tak berhenti berteriak, uh!. Aku ga mau mengungkapkan endingnya, kasian buat yang mau nonton. Tapi yang mau aku bilang, semua diselesaikan dengan sebuah narasi pula. Geuleuh!

The Interpreter, BIP, 19:45, 6 Juli 2005, Film ini sudah main di Jakarta pas aku cuti dulu, dan baru datang di Bandung dua hari lalu, menyebalkan. Tapi berhubung film ini sudah menarik perhatian, aku maksa mau nonton. Aku liat koran, yah ga ada di Ciwalk. Yang maen jam 18:15 cuman di Nusantara dan BSM. Aku pilih Nusantara, wow ternyata lama banget aku ga kesana, yang aku ingat film terakhir yg aku tonton adalah Matrix Reloaded. Dengan tergopoh2 setelah sholat aku kesana, untungnya deket kantor. Pas sampai di depan loket, sial, film gak jadi diputer soalnya ga ada peminat. Dasar nasib! Yah udah kagok, akhirnya aku ke BIP lagi, untungnya kosong. Dibelakang aku sederetan ABG yang tak berhenti ribut, bahkan setelah film dimulai. Secara reflek aku langsung bilang SHUT UP!
Aku sendiri reuwas, sumpah! Film ini sendiri menyenangkan dan menegangkan, alur ceritanya pintar dan tidak mudah ditebak. Tentang seorang penerjemah di PBB yang tidak sengaja mendengar rencana pembunuhan. Saking menegangkannya aku sampai ditegur bapak2 di depan karena ternyata tanpa sadar kaki aku ke punggung kursi. Alah, karma kali ya!

Fantastic Four, Ciwalk, 19:45, 7 Juli 2005. Dulu aku ga niat nonton film ini, tapi gara2 trailernya pas nonton Batman dulu akhirnya aku tertarik. Karakter Marvel Comics ini terdiri atas, Mr Fantastic, Human Torch, Invisible Girl, dan The Thing. Cukup seru juga menikmati perjalanan mereka menjadi superhero. Keempat pilot luar angkasa tersebut berubah diakibatkan badai cosmic yang ternyata juga menciptakan seorang penjahat besar, Dr. Doom. Film ini didominasi oleh penuturan karakter masing2 tokoh, yang kemudian bersatu menjadi Fantastic 4. Jadi gak terlalu fokus ke alur cerita. Tapi it would be fair to give a chance for the sequel. Karakter yang mencuri perhatian aku adalah Johnny Storm
alias Human Torch, cool sekaligus badung, selebriti sekaligus superhero! Kali ini yang duduk dibelakang aku seorang pria yang sangat kegirangan kalo ngeliat Jessica Alba, sampai tepuk tangan segala! Sepertinya dia kabur dari biara untuk melihat film ini. Jessica memang cantik, tapi menurut aku di ga lebih cuma miniatur nya Angelina Jolie he..